* Mbuantul - Projo Taman Sari - *

Pendaftar CPNS Perempuan Prioritaskan Diterima

Posted on
  • Selasa, 20 Oktober 2009
  • by
  • Admin
  • in
  • Label: , , , , , ,
  • Perempuan diperlukan dan dapat diandalkan dalam membangun birokrasi yang lebih bersih dan lebih jujur, kata Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Nahiyah Jaidi Faraz.

    Pada kampanye tujuan pembangunan "Millenium Development Goals" (MDGs) di Bantul, DIY, Sabtu (17/10), Nahiyah dalam sambutannya yang dibacakan salah seorang pengurus KPPI DIY Elly Karyani Sulistyowati menyebutkan perempuan dinilai lebih bersih dan lebih jujur dibanding laki-laki. Oleh karena itu, perempuan sangat diperlukan, dan bahkan dapat diandalkan dalam membangun birokrasi agar lebih baik.

    Menurut dia, keterkaitan dengan membangun birokrasi, salah satunya adalah membangun karakter bangsa. "Maka, perempuan pun dapat diandalkan dalam membangun karakter bangsa, karena lebih memiliki empati, simpati, dan teliti," katanya.

    Namun, kata dia, kalau ingin membangun agar manusia Indonesia menjadi lebih berkualitas, maka perempuan pedesaan prioritasnya.

    Ia juga menyebutkan berdasarkan hasil penelitian apabila perempuan diberi peluang, akan menunjukkan kinerjanya yang luar biasa.

    "Keberhasilan Grameen Bank di Bangladesh sebenarnya bukan karena adanya sosok Muhammad Yunus atau manajemen yang rapi, tetapi karena sebagian besar anggotanya adalah perempuan, yang menurut Yunus mereka tidak pernah menunggak kalau pinjam uang," katanya.

    Meski demikian, kata Nahiyah, kenyataannya di tingkat nasional maupun internasional, peran perempuan dalam berbagai bidang pembangunan belum optimal.

    Sementara itu, menurut dia, banyak penelitian di negara-negara berkembang yang menyebutkan bahwa peningkatan kesejahteraan perempuan memberi nilai positif bagi peningkatan kesejahteraan keluarga.

    "Artinya, dengan memberdayakan perempuan akan berdampak positif, tidak hanya bagi perempuan itu sendiri, tetapi juga bagi keluarganya," katanya.

    Ia mengatakan perlu digaris bawahi bahwa keberhasilan pemerintah dalam mengejar target beberapa komitmen dalam kesepakatan MDGs adalah berkat peran perempuan.

    "Itulah sebabnya kami mengajak seluruh komponen masyarakat perempuan menyadari arti penting komitmen MDGs, dan diharapkan pula perempuan dapat berkiprah di desanya masing-masing," katanya.

    Pada bagian lain Nahiyah juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bantul agar lebih memprioritaskan calon-calon pegawai perempuan untuk diterima sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS).

    "Sebab, dari hasil penelitian kami, hampir di semua unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul jumlah pegawai laki-laki jauh lebih banyak dibandingkan jumlah pegawai perempuan," katanya.

    Menurut dia, kenyataan tersebut yang menyebabkan peluang perempuan untuk berkiprah di jajaran eksekutif di Kabupaten Bantul sangat kecil.

    "Oleh karena itu, kami setuju dan mendukung sepenuhnya adanya wacana sosok perempuan perlu tampil sebagai kepala daerah di kabupaten ini," katanya.

    Sehingga, kata dia, diharapkan nantinya Pemerintah Kabupaten Bantul lebih banyak lagi mengukir prestasi di tingkat nasional, terutama karena telah mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam jajaran eksekutif. (Ant/Mdk)
    Comments
    1 Comments

    1 komentar:

    Anonim mengatakan...

    mksh infonya mas....

    Posting Komentar

    Jangan lupa kunjungi mbuantul yach :)

     
    Copyright (c) 2010 Cah-Mbuantul